Saat Santri Bingung Membuat Lomba di Tengah Pandemi

 

CILACAP-Lomba Agustusan tak hanya dilakukan oleh masyarakat umum. Santri di pondok pesantren pun mengadakan acara Agustusan. Namun, di masa pandemi ini, santri yang ditugasi membuat acara lomba Agustusan mengaku sempat kebingungan.

 

Hal itu seperti terjadi di Pondok Pesantren Al-Ihya Ulumuddin, Kesugihan, Cilacap. Apalagi acara perlombaan bersandingan dengan acara khataman dan pengajian memperingati Mukharom. “Saya bingung untuk mengkonsep acara 17 Agustusan dan Mukharom di tengah pandemi Covid-19. Terutama dalam memilih perlombaan dan menyusun acara khataman  Karena santri harus tetep mematuhi protokol kesehatan,” kata santriwati Anisaul A’malina, Rabu (12/8/2020).

 

Pada akhirnya, dia memilih lomba yang memungkinkan dilakukannya protokol kesehatan.  “Di antaranya lomba pecah air, fashion show, mutola’ah kitab Sanusiah, qotrol ghois, duror bahiyah. Lomba-lomaba tersebut adalah lomba yang kita  pilih karena bisa diatur jaraknya,” ujarnya.

 

Pondok Pesantren Al-Ihya Ulumuddin melaksanakan lomba Agustusan pada 11 sampai 18 Agustus 2020. Sementara pada 19 sampai 20 Agustus dilaksanakan khataman dan pengajian peringatan Mukharom. (*)

Laporan: Lutfiani

2 Replies to “Saat Santri Bingung Membuat Lomba di Tengah Pandemi”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *