Ponpes Al-Ihya Terus Perketat Protokol Kesehatan

CILACAP-Kisaran enam bulan pandemi belum usai. Protokol kesehatan pun harus tetap dilakukan. Salah satu yang tetap setia dengan protokol kesehatan adalah dunia pondok pesantren, yakni di Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Ilya Ulumuddin, Kesugihan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

 

Ketua Gugur Covid-19 Ponpes Al-Ihya Ulumuddin, KH Lubbul Umam SE mengatakan, ada pengetatan arus keluar masuk ponpes. Sampai saat ini, katanya, gerbang ponpes ditutup sebagai bentuk pengetatan arus keluar masuk orang ke ponpes.

 

“Pondok pesantren juga memberlakukan diberlakukannya 3 in 1 yaitu, dengan tetap memakai masker, jaga jarak dan cuci tangan. Juga kami selalu melakukan screening terhadap orang-orang yang akan melakukan kunjungan ke Pondok Al-Ihya Ulumaddin, serta memberikan batas waktu kunjungan guna menghalau virus covid-19 ini,” kata KH Umam ketika dikonfirmasi via aplikasi perpesanan, Sabtu (12/9/2020).

Dia menambahkan, kebiasaan baru menggunakan masker memang bukan suatu hal yang mudah. “Ini adalah tantangan bagi kami (dewan pengasuh dan pengurus) untuk berkomitmen memberlakukan protokol kesehatan dan wajib bermasker,” lanjutnya.

Dia mengungkapkan, masih merebaknya Covid-19 membuat ponpes masih melarang kunjungan orangtua dan kerabat santri. Dia mengatakan, belum dapat memastikan kapan kunjungan orangtua dan kerabat pada santri bisa dilakukan. Sebab, hal itu tergantung dengan situasi penyebaran Covid-19 saat ini. (*)

 

Laporan: Silfiana Pramitaningsih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *