Da’i Kurang Ilmu jadi PR Alumni Pondok Pesantren

 

 

CILACAP-Masa kini menjamur para da’i atau penceramah agama Islam. Namun, dari mereka ada yang kurang berilmu, tapi percaya diri menjadi penceramah.

 

“Ada orang yang tampil di panggung tapi keilmuannya kurang sehingga mereka itu kadang-kadang menyelipkan pendapat yang keluar dari kemampuan mereka,” kata Muhasinul Umam, pengajar Pondok Pesantren Nurul Islam, Kesugihan, Cilacap, Sabtu (8/8/2020).

 

Fenomena ini menjadi pekerjaan rumah para alumni pondok pesantren. Dia mengatakan, alumni pondok pesantren harus lebih mengasah mental untuk berani tampil. Apalagi mereka yang memang masih memiliki rasa malu ketika berhadapan dengan orang banyak. Sebenarnya, ujarnya, alumni pondok pesantren

 

Maka, katanya, jika alumni pondok pesantren semakin menjamur, maka penyampaian ilmu agama bisa lebih dipertanggungjawabkan. Sementara, untuk memberi pengetahuan agama di masyarakat sekitar, Pondok Pesantren Nurul Islam juga rutin mengadakan pengajian.

 

Di tengah pandemi seperti ini, kegiatan pengajian tetap dilakukan. Tentu dengan menjaga kesehatan masing-masing. Selain ilmu agama, di masa pandemi ini jemaah pengajian mendapatkan doa-doa untuk mengusir wabah. “Semoga wabah cepat hilang dengan doa-doa,” ujar salah satu jemaah pengajian, Toipah, Sabtu (8/8/2020) di Kesugihan. (*)

 

Laporan: Dina Meilani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *