Covid-19 Menyerbu, Toko Bangunan Lesu

 

PURBALINGGA-Pandemi Covid-19 menyerbu ke banyak penjuru di dunia. Salah satu dampak yang paling dirasakan adalah di bidang ekonomi. Pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) menjadi bagian dari yang terdampak Covid-19.

Contoh nyata lesunya UMKM di masa pandemi bisa dilihat dari usaha toko bangunan “TB Tawakal” yang ada di Desa Lamuk, Kecamatan Kejobong, Kabupaten Purbalingga. Sujatno, sang pemilik mengungkapkan lesu yang dialami bisnisnya di masa pandemi.

Sujatno mengatakan, pendapatan tahun ini berubah drastis daripada tahun kemarin. Perubahan itu sangat dia rasakan di masa Idulfitri beberapa bulan lalu. “Adanya Covid-19 menjadikan tak ada pemudik sama sekali. Padahal, di tahun sebelumnya para pemudik memborong bahan bangunan untuk merenovasi rumahnya guna menyambut Idulfitri,” kata Sujatno ketika dihubungi akhir pekan lalu.

Selain itu, daya beli masyarakat juga menurun karena aktivitas ekonomi memang terhambat di masa pandemi. Karena pendapatan menurun, maka Sujatno pun putar otak agar para pekerjanya tetap bekerja. Dia meminta pekerjanya mencari proyek yang membutuhkan tenaga dump truk untuk mengangkut tanah buangan, pasir, dan batu.

Dari upaya mengangkut material itulah pendapatan didapatkan. Imbasnya, ada pemasukan selain jualan bahan bangunan. Sejak berdiri pada 2002 sampai saat ini, “TB Tawakal” masih bisa bertahan, sekalipun pandemi menerjang. (*)

Laporan: Silfiana Pramitaningsih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *