Stadium General “ Mempersiapkan Generasi Unggul IAIIG”

Cilacap (16/11/2015), Institut Agama Islam Imam Ghozali (IAIIG) Cilacap dan juga Universitas Nahdlatul Ulama Imam Ghozali (UNUGHA) Cilacap mengadakan kegiatan stadium general yang bertemakan “Mempersiapkan Generasi Al Ghozali Melalui Pemantapan Motivasi Belajar di IAIIG Cilacap” dengan Dr. Didin Wahidin M.,Pd. dari kementerian Perguruan Tinggi dan Ristek DIKTI sebagai pemateri, dan dimoderatori oleh  Muniriyanto, S.Ag., MM., M.Pd.

Kegiatan ini sebenarnya sudah direncanakan sejak bulan April lalu sebagai mana yang dikatakan oleh ketua panitia bapak Edi Wahyono yang kami temui seusai kegiatan. “kegiatan ini sudah kami rencanakan sejak haul ponpes Al-Ihya Ulumaddin yang lalu yaitu bulan April, namun karena beberapa alasan baru dapat dilaksanakan hari ini” tutur beliau.

Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka menyambut Asean Economic Community (AEC) atau Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang akan segera dibuka dan berlangsung di wilayah ASEAN.

Dengan adanya stadium general ini diharapkan masyarakat dan mahasiswa khususnya akan lebih siap untuk menghadapi MEA. Karena sejauh ini Indonesia masih tertinggal dengan negara-negara lain. Salah satu yang menjadi faktor penghambat kemajuan Indonesia adalah kurangnya kesadaran masyarakat kita untuk mengembangkan potensi yang ada.

Dalam kuliahnya Dr.Didin Wahidin menerangkan bahwa Indonesia masih mengalami masa penjajahan, bukan penjajahan berupa genjatan senjata atau peperangan, akan tetapi penjajahan dalam hal sumber daya alam dan teknologi. Ada banyak potensi sumber daya alam kita yang dikuasai oleh negara lain. Dalam hal teknologipun kita hanya cukup dan bangga sebagai konsumen atau pengguna tanpa berpikir untuk membuat sendiri.

Hal ini sungguh disayangkan jika harus dibiarkan berlarut-larut, sudah saatnya untuk kita masyarakat Indonesia merdeka dari penjajahan sumber daya alam dan teknologi. Salah satu yang bisa dilakukan adalah dengan meningkatkan kualitas sumber daya manusia baik dari segi  intelektualitas maupun skill serta menumbuhkan jiwa kompetitif yang sehat diantara masyarakat. Apalagi dengan adanya mea ini, nuansa kompetisi akan sangat terasa Untuk itu, masyarakat Indonesia harus mampu bersaing dengan negara-negara lain supaya tidak tertinggal lebih jauh lagi. (red : Fina)